Pengurus PWI Riau Dikukuhkan

PEKANBARU - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau masa bakti 2017-2022 dilantik, Selasa pagi (21/8). Sebanyak 55 orang pengurus organisasi pimpinan Zulmansyah Sekedang itu bakal dikukuhkan Ketua PWI Pusat H Margiono di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Ketua Panitia Pelaksana Abdul Kadir Bey menyebut kegitan ini akan disaksikan Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman. ‘’Dalam acara pelantikan nanti PWI Riau mengagendakan penandatangan memorandum of understanding (MoU) bersama mitra kerja. Dengan begitu diharapkan dapat membantu profesi kewartawanan di Riau,’’ ujar Abdul Kadir kepada awak media, Senin siang (21/8).

Sekretaris PWI Riau terpilih Amril Jambak yang juga sekretaris panitia menambahkan, beberapa tamu undangan dari luar provinsi tetangga yang akan hadir dalam acara pelantikan nanti. Yakni Ketua PWI Provinsi Jambi beserta pengurus dan Ketua PWI Sumatera Barat plus pengurus.

‘’Teman-teman dari provinsi tetangga sudah ada yang konfirmasi kehadirannya. Sedangkan untuk ketua dan pengurus di kabupaten/kota juga telah datang,’’ ungkap Amril.

Sementara menambahkan, panitia pelaksana pelantikan telah melakukan persiapan jelang hari H. Tidak hanya para pengurus, persiapan juga dilakukan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau.

‘’Siang ini (kemarin, red) pengurus PWI Riau periode 2017-2022 dan IKWI sedang melaksanakan gladi bersih. Alhamdulillah persiapan acara sudah 95 persen. Insya Allah kami juga ada penayangan multimedia dan meluncurkan website pwiriau.com,’’ terang Wakil Direktur Utama Harian Riau Pos itu.

Zulmansyah menegaskan di bawah kepemimpinannya, PWI Riau sudah menyusun beberapa program kerja utama. ‘’PWI ke depan mengutamakan UKW wartawan. Selain itu, semua program kerja kami itu diutamakan pada pendidikan dan pelatihan,’’ ucapnya.

Ketua PWI demisioner, Dheni Kurnia menyampaikan dukungan pada Zulmansyah. ‘’Kami mendukung pengurus yang sekarang untuk menjaga nama baik, harkat dan martabat PWI. Zulmansyah pilihan yang tepat dalam kondisi organisasi sekarang. Pengurus sekarang harus bisa,’’ katanya.

Harapan besar datang dari sesepuh wartawan Muslim Kawi. Kepada Zulmansyah dia minta supaya bisa menertibkan media-media abal-abal yang saat ini menjamur. Tidak hanya cetak, akan tetapi juga online dan televisi. ‘’Saya sangat risau dengan kondisi pertumbuhan media saat ini, banyak yang abal-abal dan beritanya yang dimuat tidak mendidik,’’ kata Muslim.

Amanah dan Jadilah Payung Teduh Profesi
Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan selamat secara pribadi dan instansi pemerintah atas dilantiknya kepengurusan PWI Riau periode 2017-2022. Pengurus baru diharapkannya dapat menjalankan amanah dan di bawah kepemimpinan Zulmansyah dia yakin organisasi pers dapat menjadi payung teduh bagi profesi wartawan. “Saya ucapkan selamat kepada Zulmansyah dan kawan-kawan pengurus. Semoga amanah dan mampu menjadi organisasi yang benar-benar menaungi dan jadi payunglah untuk meneduhkan profesi jurnalis,” katanya.

Gubernur juga berpesan agar insan pers di Riau mampu berkomitmen dalam memerangi maraknya berita bohong atau hoax. Profesi wartawan, menurutnya, tidak sembarang orang bisa mengemban. Karenanya dalam bertindak, berbuat dan menulis sedapat mungkin benar-benar sesuai fakta dan riil.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu. Dia berhara PWI Riau dapat menjadi benteng melawan berita hoax yang belakangan ini sudah sangat meresahkan. Apalagi berita-berita bohong yang banyak tersebar melalui media sosial saat ini terkadang memuat ujaran kebencian sehinga dikhawatirkan dapat memecah belah masyarakat.

“Dengan pelantikan pengurus PWI Riau tersebut, tentu yang pertama saya mengucapkan selamat. Kemudian harapan saya kepada pengurus PWI, agar bisa menjadi benteng awal melawan berita hoax yang sudah sangat meresahkan,” katanya.(ali/sol/egp/gus)

sumber : riaupos.co